Sunday, 3 January 2016

kenapa manusia bisa menciptakan kerusakan yang menyebabkan dunia ini hancur dan penuh akan musibah..

Sunday, 22 November 2015

Video Motivasi Terbaik. Ubah Cara Berpikir Anda

   sudah sejatinya dan sebagai sifat dasarnya sebagai manusia, bahwa setiap saat manusia pasti menglalami kejenuhan dan juga keputus asaan, tanpa disadari hal ini adalah faktor yang dapat menumbuhkan rasa pesimisme, oleh karena itu banyak orang" yang membuat video, gambar, ataupun kata-kata motivasi yang bertujuan untuk membantu menumbuhkan semangat orang" yang sedang dilanda ke risauan hati....
berikut adalah video motivasi yang admin ambil dari youtube,,,,

6 cara memiliki aura optimis

banyak manusia diantara kita yang lelah dalam menjalani proses kehidupan, mulai dari kelu kesah tentang pekerjaan dan juga berbagai polemik hidup yang lainnya..
disini saya ingin membagikan beberapa tips yang terbukti dapat memberikan aura optimisme dalam diri netizen sekalian..
seperti kita ketahui bahwa dalam kehidupan ini banyak sekali polemik yang harus kita selesaikan, mulai dari remaja sampai aki" pun pasti memiliki polemik/masalah...

lantas bagaimanakah cara dan tips nya agar kita bisa tetap tampil optimis,, ini lah 6 cara yang saya kira paling   ampuh.


  1. tidak usah terlalu fokus pada masalah...
  2. fokuslah pada solusi kehidupan 
  3. perbanyak hiburan
  4. bermain/bergaul bersama teman-teman
  5. yakin polemik itu pasti selesai
  6. berdoa
kira nya itulah yang bisa saya tulis,,, semoga manfaat

Friday, 20 November 2015

Pengertian Teater Dan Contohnya


Sebelumnya saya pernah membahas tentang teater, dan disini saya akan mengulang dan memberikan contohnya...


Teater berasal dari bahasa Yunani “theatron” atau dalam bahasa Inggris, Seeing Place yang berarti gedung atau tempat pertunjukan. Seiring dengan perkembangannya dan dalam pengertian yang lebih luas lagi, kata teater diartikan dengan segala hal yang dipertunjukkan/dipentaskan di depan banyak orang. Oleh karena itu, dalam rumusan yang sederhana teater bisa berupa pementasan, seperti hal nya ketoprak, wayang, ludruk, wayang wong, janger, sintren, mamanda, sulap, dagelan, akrobat, dan masih banyak lagi lainnya. Teater juga bisa dikatakan sebagai sebuah manifestasi dari aktivitas naluriah seperti hal nya, anak-anak yang bermain perang-perangan, bermain sebagai ayah dan ibu dan lain sebagainya.

Selain itu, definisi teater juga merupakan manifestasi dalam pembentukan strata sosial kemanusiaan yang berhubungan langsung dengan masalah ritual. Seperti, upacara adat ataupun upacara kenegaraan, keduanya mempunyai unsur-unsur teatrikal yang juga memiliki makna filosofis mendalam. Berdasarkan uraian di atas, kemungkinan terjadinya perluasan definisi tentang teater itu bisa terjadi. Namun, batasan tentang teater bisa dilihat dari berbagai sudut pandang sebagai berikut:


Unsur-Unsur Seni Teater


tengklengs.blogspot.com

1. Unsur internal Teater

Aktor

Aktor merupakan salah satu unsur yang paling penting dalam sebuah pertunjukan teater. Dan aktor pula yang menghasilkan beberapa unsur lain, diantaranya unsur suara dan gerak.

Naskah

Naskah atau yang disebut juga dengan lakon dalam seni teater juga merupakan salah satu penunjang yang menyatukan berbagai macam unsur yang ada yaitu, pentas, aktor, kostum dan sutradara.

Pentas

Pentas adalah salah satu unsur yang mampu menghadirkan unsur estetika dari sebuah pertunjukan, karena pentas juga merupakan unsur penunjang pertunjukkan yang di dalamnya terdapat properti, tata lampu, dan beberapa alat lain yang berkenaan dengan pentas.

Sutradara

Sutradara juga merupakan salah satu unsur yang paling sentral, karena sutradara adalah otak dari jalannya cerita, yang mengarahkan semua unsur dalam sebuah seni pertunjukan/pementasan. Misalkan mengarahkan para aktor, membedah naskah, menciptakan ide-ide tentang pentas yang akan digunakan dan lain sebagainya.

Kostum

Kostum juga merupakan salah satu unsur penunjang yang akan membuat seorang aktor terlihat seperti seseorang ataupun watak yang sedang dimainkan.

Beberapa unsur di atas adalah unsur internal dalam sebuah pementasan teater. Atau bisa dikatakan bahwa unsur internal adalah unsur yang menyangkut tentang bagaimana keberlangsungan pementasan tersebut, karena unsur internal tersebut bisa dikatakan sebagai hati/jantungnya teater, jika tidak ada unsur internal tidak akan ada suatu pementasan. Sedangkan unsur eksternal adalah unsur yang mengurus segala sesuatu yang berkenaan dengan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam sebuah pementasan. Diantaranya adalah:

Staf Produksi

Staf produksi merupakan segala sesuatu yang menyangkut manejer tingkat produser ataupun pimpinan produksi sampai semua bagian yang ada di bawahnya. Adapun tugas masing-masing dari mereka adalah sebagai berikut:

Produser/pimpinan produksi

  • Mengurus semua hal tentang produksi

  • Menetapkan personal (petugas), anggaran biaya, fasilitas, program kerja dan lain sebagainya.


Sutradara/derektor

  • Pembawa sekaligus pengarah jalannya naskah

  • Koordinator semua pelaksanaan yang menyangkut pementasan

  • Mencari dan menyiapkan aktor

Selain beberapa tugas di atas, seorang sutradara juga bertanggung jawab untuk menyiapkan make up dan juga men-setting segala sesuatu yang dipegang oleh bagian desainer beserta crew.

Stage manager

  • Pemimpin dan penanggung jawab panggung

  • Membantu sutradara

Desainer

  • Menyiapkan semua aspek visual yang menyangkut:

  • Setting tempat atau suasana

  • Properti atau perlengkapan pementasan

  • Tata lampu/pencahayaan

  • Kostum

  • Perlengkapan lainnya seperti audio dan lain sebagainya

Crew

Crew merupakan pemegang divisi dari setiap sub yang dipegang bagian desainer, diantaranya:

  • Bagian pentas/tempat

  • Bagian tata lampu (lighting)

  • Bagian perlengkapan

  • Bagian tata suara musik

Setelah kita tahu apa itu teater dan apa saja unsur yang ada dalam sebuah pertunjukkan seni teater, sekarang akan kita bahas beberapa jenis/macam teater, diantaranya:

Jenis-Jenis Seni Teater

1. Teater Boneka

teater boneka
takbenda.wordpress.com

Pertunjukan boneka sudah ada sejak zaman dulu. Hal tersebut dibuktikan dengan beberapa sisa peninggalan yang banyak ditemukan di makam-makam Mesir kuno, India kuno dan juga Yunani. Boneka sering digunakan sebagai media untuk menceritakan legenda ataupun kisah-kisah religius yang dipercaya oleh masyarakat zaman dulu. Boneka tersebut dimainkan dengan beberapa macam cara tergantung dari kenis boneka itu sendiri.

Misalkan boneka tangan, boneka ini dalam pementasannya dimainkan dengan menggunakan tangan, kemudian boneka tongkat, boneka ini dalam pertunjukkannya dimainkan dengan menggunakan tongkat yang dipegang dari bawah (seperti wayang golek khas daerah Sunda). Ada juga Marionette atau yang disebut juga dengan boneka tali, boneka ini dalam pertunjukkanya dimainkan dengan cara menggerakkan kayu silang di mana terdapat tali yang terikat pada beberapa bagian tubuh boneka.

2. Drama Musikal

drama musikal
nes-ak.kommune.no

Drama musikal merupakan salah satu jenis pertunjukan teater yang menggabungkan beberapa unsur seni, seperti menyanyi, menari, dan juga akting. Drama musikal biasanya lebih mengutamakan unsur nyanyi, musik dan juga gerak ketimbang dialog para aktor/pemainnya. Di panggung Broadway jenis pementasan/pertunjukan semacam ini sangat terkenal dan biasanya disebut dengan pertunjukan kabaret.

Para aktor tidak hanya dituntut untuk menghayati karakter melalui kalimat naskah yang diucapkan, tapi juga melalui lagu dan gerak tari. Disebut dengan drama musikal karena memang latar belakang dari pertunjukkan ini adalah karya musik yang bercerita seperti hal nya dengan “The Cats” karya dari Andrew Lloyd Webber yang sangat fenomenal. Dari karya cerita bermusik tersebut kemudian dikombinasikan dengan alunan lagu, gerak tari dan tata pentas.

Selain kabaret, opera juga bisa digolongkan dalam bentuk drama musikal. Dalam pertunjukkan opera, dialog para tokoh biasanya dinyanyikan dengan iringan musik orkestra dan lagu yang dinyanyikan tersebut disebut dengan seriosa. Di sinilah letak perbedaan yang mendasar antara pertunjukkan Kabaret dan juga opera. Selain itu, jika dalam drama musikal kabaret, jenis lagu dan musik bisa saja bebas, sedangkan dalam opera jenis lagu dan muisknya biasanya adalah musik simponi (orkestra) dan seriosa.

Tokoh-tokoh utama dalam pertunjukkan opera menyanyi guna untuk menceritakan kisah dan juga perasaan mereka kepada penonton, namun tak jarang juga berupa paduan suara. Opera untuk pertama kalinya dipentaskan di Italia pada awal tahun 1600-an. Opera dipentaskan di dalam sebuah gedung yang disebut dengan gedung opera. Di dalam gedung opera tersebut, para musisi dan juga tokoh pemeran duduk di area yang disebut dengan orchestra pit yang ada di bawah dan di depan panggung.

3. Teater Gerak

Pantomim/teater gerak
lhmint.wordpress.com

Teater gerak merupakan salah satu pertunjukan teater yang unsur utamanya adalah ekspresi wajah dan juga gerak tubuh para pemainnya. Penggunaan dari dialog sendiri sangatlah dibatasi dan bahkan terkadang juga dihilangkan seperti dalam sebuah pertunjukan pantomim klasik. Teater gerak ini sendiri tidak diketahui dengan pasti kapan diciptakannya, namun ekspresi bebas dari para seniman teater terutama dalam hal gerak berada pada puncaknya dalam masa “commedia del’Arte” di Italia. Dalam masa tersebut para pemain teater bisa bergerak bebas sesuka hati (untuk karakter tertentu) bahkan terkadang juga lepas dari karakter tokoh utama ataupun jalan cerita guna untuk memancing perhatian penonton. Dari kebebasan ekspresi gerak tersebut, akhirnya muncul gagasan untuk mementaskan pertunjukan yang berbasis gerak.

Jenis teater gerak yang paling fenomenal dan juga populer yang mampu bertahan hingga saat ini adalah pantomim. Pantomim merupakan pertunjukan yang sunyi (karena tidak menggunakan suara), yang menggunakan ekspresi wajah dan juga tingkah polah serta mimik para pemainnya. Makna pesan dari sebuah lakon yang akan disampaikan, semuanya ditampilkan dalam bentuk gerak. Tokoh pantomim yang sangat terkenal adalah Etienne Decroux dan Marcel Marceau, yang berasal dari Prancis.

4. Teater Dramatik

teater dramatik
ulunlampung.blogspot.com

Dramatik merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut pertunjukan teater yang didasarkan pada dramatika lakon yang sedang dipentaskan. Dalam pertunjukkan teater dramatik, perubahan karakter dari pemainnya secara psikologis sangat diperhatikan dan juga situasi cerita serta latar belakang kejadian pertunjukkan dibuat dengan sedetail mungkin. Rangkaian cerita dalam pertunjukkan teater dramatik juga harus mengikuti alur plot dengan ketat.

Mencoba menarik minat dan rasa para penonton dengan situasi cerita yang sedang disajikan. Menonjolkan laku dan aksi dari pemain yang kemudian melengkapinya dengan sensasi sehingga penonton menjadi tergugah dan biasanya merupakan suatu rangkaian peristiwa yang berkaitan dengan peristiwa lain hingga membentuk satu alur cerita yang bersambung. Karakter yang disajikan di atas panggung merupakan karakter manusia yang sudah jadi, dalam artian tidak ada lagi proses yang harus dilakukan dalam pengembangan karakter tokoh secara improvisatoris (Richard Fredman, Ian Reade: 1996).

5. Teatrikalisasi Puisi

teaterikalisasi puisi
bandung.bisnis.com

Pertunjukan teater yang satu ini dibuat berdasarkan hasil dari karya sastra puisi. Karya puisi yang biasanya hanya dibaca saja, kemudian dicoba untuk dipentaskan di atas panggung pementasan. Berhubung skrip dasarnya berasal dari puisi, oelh sebab itu teatrikalisasi puisi lebih mengedepankan estetika puitis ketika di atas pentas.

Penjelasan Seni Tari (Singkat Padat Dan Jelas)



Pengertian Seni Tari Beserta Jenis Dan Contohnya
Tari adalah gerak tubuh secara berirama yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu untuk keperluan pergaulan, mengungkapkan perasaan, maksud, dan pikiran. Bunyi-bunyian yang disebut musik pengiring tari mengatur gerakan penari dan memperkuat maksud yang ingin disampaikan.. di disimak dan di pelajari yah!!!


Jenis Tari

Jenis Tari Dibedakan berdasarkan Beberapa Kelompok
yaitu berdasarkan : 
  •     Koreografinya
  •     Jumlah Pemain dan Bentuk penyajiannya
  •     Fungsi dan Tujuannya
  •     Pola Garapannya

1. Jenis tari Menurut Koreografinya
  • Tari tunggal ( Solo ), Tari tunggal adalah tari yang diperagakan oleh seorang penari, baik laki-laki maupun perempuan. Contohnya tari Golek ( Jawa Tengah )Tari berpasangan ( duet/pas de duex),
  • Tari berpasangan adalah tari yang diperagakan oleh dua orang secara berpasangan. Contohnya tari Topeng (Jawa Barat)
  • Tari kelompok ( Group choreography), Tari kelompok yaitu tari yang diperagakan lebih dari dua orang.
  • Tari kolosal adalah tari yang dilakukan secara massal lebih dari banyak kelompok dan biasanya dilakukan oleh setiap suku bangsa diseluruh daerah Nusantara
Contoh Tarian Koreografi

    2. Jenis tari Menurut Jumlah pemainnya atau Penyajiannya
    • Tari tunggal adalah tari yang disajikan dan dibawakan oleh satu orang penari, baik perempuan maupun laki-laki. 
    • Tari Berpasangan adalah tari yang dilakukan oleh dua orang penari dengan karakter tidak selalu sama, tetapi yang terpenting adalah gerakannya saling berhubungan atau ada keterpaduan jalinan gerak antara keduanya, dapat ditarikan dengan sesama jenis ataupun dengan lawan jenis.
    • Tari kelompok adalah tari yang dilakukan oleh beberapa penari dimana antara satu penari dengan penari yang lain gerakannya berbeda, meskipun geraknya tidak sama tetapi gerakan tersebut ada hubungan yang merupakan jalinan untuk mencapai keterpaduan.
    • Tari massal adalah tari yang dilakukan oleh banyak penari dengan ragam gerak yang sama, dan antara penari satu dengan penari yang lain, tidak ada jalinan gerak yang saling melengkapi.

      Contoh : Tari Saman

      Contoh Tarian Kelompok


          3. Jenis tari Menurut Fungsi dan Tujuannya 
          • Tari Upacara
          • Upacara keagamaan
          • contoh : Tari Sang Hyang, Gabor, Wayang Uwong, Gambuh, dan lain-lain (bali). Ngalase (Jawa Barat), Senyang (Jawa Timur), dan Seblang (Banyuwangi) Randai, Tortor (Sumatera) Tari Gantan dan Tari Huda (Kalimantan) Tari Mon dan Tari Tewadan (Papua) Tari Reko Tenda (plores) Tari Ma'gellu, Tari Pa'gellu, Tari Bissu, dan Tari Bataran (Sulawesi).
          • Upacara Kebesaran Keistanaan (Kraton) 
          • contoh : Tari Legong Kraton (Bali) Tari Bedoyo Semang (Yogyakarta), Bedoyo Kesawang, (Surakarta), Srimpi (jawa Timur), dan Beskalan (Situbondo) Gending Sriwijaya (Palembang) Tari Patudu dan Tari Pojoge (Makassar) Tari Gembu (Sumenep).
          • Upacara Penting dalam kehidupan manusia 
          • contoh : Upacara panen dirayakan dengan Tari Pakarena (Sulawesi Tenggara) dan Tari Manimbo (Toraja) Upacara Khitanan dirayakan dengan tari Sisingan (Subang) dari Tari Jaranan Buto (Blitar) Upacara Perkawinan dimeriahkan dengan Tari Beksan, Tari Lawung (Yogyakarta) Upacara kematian menggunakan Tari Ma'bodang (Sulawesi), Tari Ma'maropkha, Tari Ma'Randing (Sulawesi) Upacara maju perang menggunakan Tari Mandau (Kalimantan), Tari Karja (Sulawesi Timur).

          Contoh Tarian Agama


            Tari Pergaulan

            Tari pergaulan ialah jenis tari yang ditampilkan untuk menyampaikan suatu pernyataan kerukunan sesama serta keakraban antar mereka, yang pada saat ini ikut menari pada tari pergaulan ini. Kita dapat menyaksikan penonton ikut menari, mereka pada saat peristiwa tari pergaulan akan terlibat langsung menari.

            Contoh yang tergolong tari pergaulan :
            • tari tayuban
            • tari jaipongan
            • tari bangreng
            • tari ketuk 3 an
            Contoh : Tari Jaipong
              Contoh Tarian Pergaulan


              4. Jenis Tari menurut pola garapannya

              A. Tari traisional 

              Tari Tradisional adalah tari yang sudah mengalami suatu perjalanan sejarah yang cukup lama dan selalu pola kepada kaidah-kaidah tradisi yang telah ada. Tari tradisional berdasarkan atas nilai artistik garapannya dapat dibedakan menjadi dua
              Tari rakyat (tari tradisi rakyat) yaitu tarian yang lahir atau berasal juga hidup dan berkembang di kalangan rakyat atau sekelompok masyarakat.
              Tari klasik (Tari Tradisi Klasik) adalah tarian yang bernilai artistik tinggi dan mempunyai standar atau norma yan cukup kuat sehingga ada pembakuan gerak dan mengandung konsep simbolik dan filosofis.

              Contoh : Tari Srimpi


               


              B. Tari Kreasi

              Tari Kreasi merupakan tari yang timbul karena adanya keinginan untuk mengolah, mencipta, ataupun mengubah gerak yang menjadi dasarnya. Tari Kreasi merupakan media yang membuka kebebasan kepada seniman-seniman tari di dalam mencari kemungkinan-kamungkinan baru di bidang seni tari.

              Contoh : Tari Yele Fulang


              sumber : wikipedia

              Cara Melukis Wajah


              Melukis wajah menggunakan pensil itu sebenarnya gampang-gampang susah. Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat garis bantu, guna mempermudah kamu dalam proses melukis. Untuk lebih jelasnya lagi, mari kita simak tutorial berikut ini.

              Sebelum melakukan proses melukis, saya sarankan untuk membaca tips menggambar menggunakan pensil (artikel terkait) agar gambar yang kamu hasilkan nanti semakin sempurna. berikut adalah caranya... jika mencoba dan gagal jangan putus asa yah.....


              1. Metode pertama, menggambar wajah wanita menggunakan gambar dasar oval.

              1

              Bentuk wajah itu tidak sepenuhnya bulat. Maka dari itu, buatlah sketsa dengan bentuk oval, tetapi untuk bagian bawahnya kamu buat lebih runcing dibandingkan dengan yang atas.

              2

              Cara paling gampang yang bisa kamu lakukan adalah dengan cara memetakan bentuk oval yang sudah kita buat tadi menjadi empat bagian menggunakan garis bantu. (lihat gambar di atas).

              4

              Setelah kita membuat garis bantu (no.2), kemudian kita buat lagi dua garis di bawahnya sebagai garis bantu untuk menempatkan posisi hidung dan mulut.

              5

              Setelah selesai menggambar hidung dan mulut. Di bagian garis horizontal yang paling atas kita buat dua buah lingkaran sebagai tempat untuk kita menggambar mata nantinya.

              6

              Untuk bagian setengah lingkaran yang atas kita gunakan sebagai tempat untuk kita menggambar alis, sedangkan yang bagian bawah kita gunakan sebagai tulang pipi.

              7

              Agar ukuran mata yang kita buat sama besar, kita bisa menggunakan gambar bantu (seperti yang nampak pada gambar di atas)

              8

              Kalau merasa ukuran kedua mata sudah sama besarnya. Saatnya untuk membuat bagian bola mata (perhatikan gambar di atas).

              9

              Setelah itu tambahkan satu buah lingkaran lagi (lihat gambar di atas). Gambar tambahan tersebut akan kita gunakan sebagai kelopak mata.

              10

              Untuk lebih mempertegas batas antara hidung dan rongga mata, kita tambahan bayangan hitam (lihat gambar di atas). Ini juga bisa membuat gambar lebih terlihat hidup.

              11

              Selanjutnya kita akan membuat telinga. Pastikan bahwa bagian bawah telinga sejajar dengan bagian bawah hidung, sedangkan untuk bagian atas telinga pastikan sejajar dengan alis mata. Selain itu, pastikan juga bahwa gambar telinga yang kamu buat menempel dengar dasar wajah.

              12

              Saat kita membuat gambar rambut, pastikan untuk yang posisinya sejajar dengan hidung kamu arahkan keluar (lihat gambar).

              13

              Jangan berpikir bahwa ukuran leher itu kecil, jika kamu berpikir seperti itu. Maka gambar kamu akan nampak buruk sekali. Untuk membuat leher kamu buat dari titik pertemuan antara garis horizontal yang paling bawah dengan bagian bawah wajah.

              14

              Setelah tahap-tahap di atas selesai kita buat. Kini saatnya untuk mempertegas bentuk gambar, berikan bayangan disekitar bibir, hidung dan mata. Semakin kamu mempertegas bayangan tersebut, gambar kamu akan nampak semakin tua.

              15

              Kamu juga bisa menambahkan dress sesuai dengan keinginan kamu.

              16

              Kalau udah selesai semua, kita bisa menghapus garis bantu yang sudah kita buat tadi agar gambar kita terlihat nyata dan hidup.


              2. Metode kedua, menggambar wajah pria menggunakan gambar dasar bulat.


              17

              Pertama, tama, kita buat gambar lingkaran (lihat gambar di atas)

              18

              Setelah itu, buat gambar garis vertikal mulai dari atas sampai bawah (lihat gambar). Garis ini bermaksud untuk menegaskan bahwa gambar yang akan kita buat tersebut menghadap ke depan.

              19

              Kemudian buat garis untuk menentukan bentuk pipi, dagu dan juga rahang.

              20

              Selanjutnya buat sketsa untuk menentukan panjang, lebar serta menentukan di mana letak mata, hidung, telinga dan mulut. *lihat gambar di atas

              21

              Setelah itu buat sketsa tampilan dari mata. alis, hidung, telinga dan juga mulut. *lihat gambar di atas.

              22

              Kalau sudah, sekarang saatnya membuat sketsa detail rambut dan garis leher. *lihat gambar di atas.

              23

              Setelah selesai membuat sketsa rambut dan leher. Sekarang saatnya membuat garis halus di sekitar area wajah dengan menggunakan pensil yang ujungnya runcing. Tahap ini bertujuan untuk mempertegas gambar, menetukan highlights gambar agar terlihat lebih hidup.

              24

              Setelah itu, kita perjelas lagi bagian-bagian yang penting, misalkan mata, alis, hidung, telinga dan mulut menggunakan pensil yang ujungnya agak tebal. Kamu bisa menggunakan pensil ukuran 0.8 pada tahap ini.

              25

              Jika semua bentuk wajah beserta komposisinya udah selesai kita buat. Saatnya untuk menghapus garis bantu yang kita buat tadi menggunakan penghapus.

              26

              Kalau gambar udah bersih dari garis yang tak terpakai, sekarang kamu bisa mewarnainya sesuai dengan selera.

              27

              Atau kamu juga bisa menambahkan bayangan, agar gambar terlihat lebih hidup. *lihat gambar di atas.


              3. Metode ketiga, menggambar bentuk wajah sesuai dengan keinginan

              29

              Pertama, buatlah gambar kepala dengan bentuk yang kamu inginkan. Kamu bisa menggambarnya dengan bentuk oval, bulat, persegi dan lain sebagainya.

              30

              Step kedua ini sama seperti, step-step pada metode yang sebelumnya. Buatlah garis bantu untuk menetukan letak hidung, mata, mulut dan telinga.

              31

              Setelah itu buatlah garis bantu untuk menentukan ukuran dari mata, hidung, mulut, dan telinga yang akan kita buat nantinya.

              32

              Selanjutnya, buat sketsa bentuk mata, hidung, mulut dan telinga. *lihat gambar di atas.

              33

              Selanjutnya tambahkan detil rambut. Untuk model rambut bisa kamu sesuaikan dengan selera kamu, tak harus berpatokan dengan gambar di atas.

              34

              Selanjutnya gunakan pensil yang ujungnya runcing untuk menambahkan detil halus di area sekitar mata, mulut, hidung, dan telinga. Dalam tahap ini kamu bisa menggunakan pensil ukuran 0.5.

              35

              Selanjutnya tambahkan bentuk alis menggunakan pensil yang ujungnya agak besar, kamu bisa menggunakan pensil ukuran 0.8 dalam tahap ini.

              36

              Selanjutnya bersihkan semua garis bantu ataupun garis-garis lain yang terpakai menggunakan penghapus.

              37

              Tahap terakhir, kamu bisa memberikan warna pada rambut, mata, dan bagian lainnya menggunakan pensil warna. Kalau dalam tahap ini sifatnya lebih opsional, bisa kamu praktekan, bisa juga tidak. Tapi, kalau ingin hasil yang lebih menarik, aku sarankan untuk mewarnainya.

              Sekian, tutorial tentang cara membuat gambar wajah menggunakan pensil. semoga bermanfaat, jangan lupa baca artikel yang lainnya juga.

              *semua gambar bersumber dari wikihow.com